empty
 
 
23.09.2026 07:35 AM
Gambaran Umum EUR/USD. 23 September. Adakah Peluang untuk Perdamaian?

This image is no longer relevant

Pasangan EUR/USD kembali bergerak dengan volatilitas yang sangat rendah pada hari Selasa, tetapi tetap mempertahankan tren menurun. Jadi, bahkan pada hari-hari ketika nyaris sama sekali tidak ada aktivitas pasar, euro tetap melemah. Hampir semua pihak sudah mengemukakan pendapat terkait alasan pelemahan euro: praktis semua analis menunjuk pada sikap Federal Reserve yang secara tak terduga hawkish, yang kini mengisyaratkan dua kali kenaikan suku bunga lagi. Kami tidak memahami mengapa pengetatan oleh The Fed begitu diperhitungkan sementara pengetatan oleh Bank Sentral Eropa justru tidak. Memang, peran dolar dalam perekonomian global jauh lebih besar dibandingkan euro. Namun, pasar pada dasarnya mengabaikan kenaikan suku bunga ECB untuk kedua kalinya — dan anehnya sebagian besar analis menghindari topik ini seolah-olah hal tersebut wajar.

Seperti yang sudah kami sampaikan, dolar tidak memiliki alasan kuat lain untuk menguat selain kebijakan The Fed. Dengan demikian, semakin besar ekspektasi pasar terhadap pengetatan lanjutan (dan kami tekankan, ekspektasi, bukan tindakan nyata The Fed), semakin besar pula potensi penguatan dolar. Dari sini dapat disimpulkan bahwa perlambatan inflasi AS akan mengurangi ekspektasi pasar atas kelanjutan pengetatan oleh The Fed. Inflasi hanya dapat melambat jika kenaikan harga minyak terhenti. Minyak baru akan berhenti naik jika konflik di Timur Tengah tetap berada dalam kondisi jeda atau berakhir.

Sejak konflik dijeda, harga minyak gagal menembus level $120/bbl. Harganya memang tidak dapat disebut murah, tetapi Brent yang diperdagangkan di bawah $100 bisa disebut kemenangan kecil. Dengan demikian, peluang euro untuk bangkit sangat bergantung pada penurunan harga minyak — hanya dengan begitu inflasi AS mungkin mereda dan The Fed menjadi kurang terdorong untuk kembali memperketat kebijakan, atau setidaknya ekspektasi pasar atas kenaikan suku bunga dapat sedikit melunak. Ini memang logika yang sangat kasar dan mengabaikan banyak faktor lain, tetapi jika pasar mengabaikan faktor-faktor tersebut, mengapa kita harus menekankannya?

Minggu ini, pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Masoud Pezeshkian dari Iran secara hipotetis dapat berlangsung di sela-sela KTT PBB. Beberapa pakar sudah menyebutnya sebagai peluang bagi terciptanya perdamaian atau setidaknya dimulainya kembali perundingan. Jika demikian, konflik mungkin mulai mereda, Trump dapat berada di bawah tekanan untuk memberikan konsesi menjelang pemilu paruh waktu, dan inflasi berpotensi melambat. Kami tidak termasuk golongan yang optimistis, sehingga kami tidak memperkirakan terobosan apa pun dalam perundingan dan tidak percaya bahwa sebuah pertemuan tatap muka (yang bahkan belum dijadwalkan) akan mengubah hubungan kedua pihak. Meskipun demikian, tetap adapeluang hipotetis itu, dan harga minyak mungkin melemah karena harapan semacam itu. Dolar, bagaimanapun, terus menguat — merespons hampir semua peristiwa di seluruh dunia dengan antusiasme yang kurang lebih sama.

This image is no longer relevant

Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama 5 hari perdagangan terakhir per 23 September sebesar 54 pip dan diklasifikasikan "sedang." Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di kisaran 1,1377 hingga 1,1485 pada hari Rabu. Channel regresi linear yang lebih tinggi mengarah ke atas, mengindikasikan tren naik. CCI dua kali memasuki area oversold dan membentuk dua divergensi bullish, yang mengisyaratkan potensi berakhirnya koreksi menurun saat ini.

Level support terdekat:

S1 – 1,1414

S2 – 1,1353

S3 – 1,1292

Level resistance terdekat:

R1 – 1,1475

R2 – 1,1536

R3 – 1,1597

Rekomendasi trading:

Pasangan EUR/USD masih melanjutkan pergerakan turun, tetapi kami masih memandang penurunan ini sebagai koreksi sebelum dimulainya tren naik jangka panjang yang baru. Latar belakang fundamental global untuk dolar tetap negatif, tetapi pada 2026, faktor geopolitik terlebih dahulu, lalu sikap hawkish The Fed, memberikan dukungan kuat bagi mata uang AS. Selama harga berada di bawah garis moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,1377 dan 1,1353. Di atas garis moving average, posisi beli tetap relevan dengan target di 1,1536 dan 1,1597.

Penjelasan ilustrasi:

Channel regresi membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya bergerak ke satu arah, berarti tren saat ini cukup kuat;

Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah yang sebaiknya diikuti dalam aktivitas trading saat ini;

Level Murray merupakan level target untuk pergerakan dan koreksi;

Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang kemungkinan akan menjadi channel pergerakan pasangan ini selama 24 jam ke depan, berdasarkan indikator volatilitas saat ini;

Indikator CCI – masuknya harga ke area oversold (di bawah -250) atau area overbought (di atas +250), mengindikasikan bahwa tren akan segera berbalik ke arah berlawanan.

Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $3000 lebih banyak!
    Pada September kami mengundi $3000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback